skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Apa Itu Penyakit Aterosklerosis?

Apa Itu Penyakit Aterosklerosis?

Aterosklerosis sering juga disebut dengan ateroma, yaitu sebuah kondisi yang terjadi akibat adanya penyumbatan pada arteri oleh zat lemak yang dikenal sebagai plak ateroma .

Plak menyebabkan arteri yang terkena menjadi lebih keras dan lebih sempit , hal ini dapat menghambat aliran darah dan dapat mengganggu beberapa fungsi oragan, dan berpotensi menyebabkan penyakit tertama yang berkaitan dengan jantung serta pembuluh darah .

Ateroma adalah penyebab berbagai penyakit kardiovaskuler seperti angina , serangan jantung , stroke dan penyakit pembuluh darah perifer.

Penyebab Penyakit Aterosklerosis

Aterosklerosis bermula ketika sel darah putih yang disebut monosit, pindah dari aliran darah ke dalam dinding arteri dan diubah menjadi sel-sel yang mengumpulkan bahan-bahan lemak. Pada saatnya, monosit yang terisi lemak ini akan terkumpul, menyebabkan bercak penebalan di lapisan dalam arteri.

Setiap daerah penebalan (yang disebut plak aterosklerotik atau ateroma) yang terisi dengan bahan lembut seperti keju, mengandung sejumlah bahan lemak, terutama kolesterol, sel-sel otot polos dan sel-sel jaringan ikat.

Ateroma bisa tersebar di dalam arteri sedang dan arteri besar, tetapi biasanya mereka terbentuk di daerah percabangan, mungkin karena turbulensi di daerah ini menyebabkan cedera pada dinding arteri, sehingga disini lebih mudah terbentuk ateroma.

Arteri yang terkena aterosklerosis akan kehilangan kelenturannya dan karena ateroma terus tumbuh, maka arteri akan menyempit. Lama-lama ateroma mengumpulkan endapan kalsium, sehingga menjadi rapuh dan bisa pecah.

Darah bisa masuk ke dalam ateroma yang pecah, sehingga ateroma menjadi lebih besar dan lebih mempersempit arteri. Ateroma yang pecah juga bisa menumpahkan kandungan lemaknya dan memicu pembentukan bekuan darah (trombus).

Selanjutnya bekuan ini akan mempersempit bahkan menyumbat arteri, atau bekuan akan terlepas dan mengalir bersama aliran darah dan menyebabkan sumbatan di tempat lain (emboli).

Gejala Penyakit Aterosklerosis

  • Pembengkakan pembuluh aorta perut (abdominal aortic aneurysm)
  • Penyakit arteri koroner
  • Stenosis arteri ginjal (renal artery stenosis, RAS)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Stroke (penyakit cerebrovascular)
  • Pembengkakan pembuluh aorta dada (thoracic aortic aneurysm, TAA)
  • Penyakit ginjal
  • Iskemia arteri mesenteric (mesenteric artery ischemia)
  • Penyakit arteri perifer(peripheral artery disease, PAD).

Diagnosa Penyakit Aterosklerosis

Pasien yang tidak memiliki gejala dapat melakukan tes skrining kolesterol dari usia 35 (untuk pria) dan dari 45 (untuk wanita). Untuk pasien yang mengalami gejala, maka akan dilakukan pemeriksaan fisik dengan auskultasi jantung dan paru.

Aterosklerosis cenderung menimbulkan suara mendesing atau meniup lebih dari satu arteri yang telah terkena. Kemudian akan dilakukan tes diagnostik seperti:

  • Latihan Stress Test atau Chemical Stress Test
  • Echokardiogram (Echo)
  • Elektrokardiogram (EKG / EKG)
  • Event Monitor atau Holter monitor
  • Nuclear Heart Scan.

Prosedur pengujian penyakit jantung yang lebih invasif seperti kateterisasi jantung atau angiografi koroner hanya dianjurkan pada pasien yang menunjukkan gejala dan hasil EKG atau stress test positif. Angiogram memungkinkan dokter untuk melihat bagian dalam arteri dengan memasukkan tabung panjang, yang disebut kateter, ke dalam pembuluh darah.

Pencegahan Penyakit Aterosklerosis

  1. Tambahkan salmon ke menu harian anda

Ikan salmon mengandung asam lemak omega-3 yang berguna untuk mencegah aterosklerosis. Salmon juga dilengkapi dengan kalium, selenium, asam pantotenat, fosfor, dan kolin. Kalium berperan untuk mengurangi ketegangan pada pembuluh darah sehingga menenangkan sistem kardiovaskular.

Mineral penting dalam salmon mampu mengontrol tekanan darah, dan mencegah penyakit jantung koroner.

  1. Jauhi minuman bersoda

Minuman yang mengandung soda akan menyebabkan aterosklerosis makin parah. Minuman bersoda tidak baik untuk kesehatan jantung anda.

Cukupi kebutuhan minum dengan mengkonsumsi air putih sesuai berat badan dan rutinitas harian anda. Air putih juga membantu untuk mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam tubuh kita.

  1. Perbanyak konsumsi bawang

Untuk mengurangi kadar trigliserida, anda perlu untuk mengkonsumsi bawang dengan rutin. Senyawa alicin terdapat di dalam bawang putih, merah, dan bawang bombay. Nah, senyawa ini mampu menurunkan kadar kolesterol buruk di dalam tubuh.

  1. Sering makan pisang dan kacang-kacangan

Kalium tidak hanya terdapat di dalam buah pisang, tapi mineral ini juga banyak ditemukan pada kacang-kacangan. Bahkan, kalium dalam kacang buncis lebih tinggi dibandingkan dengan pisang. Mineral ini berguna untuk melebarkan pembuluh darah dan mengurangi ketegangan pada sistem kardiovaskular, yang pada akhirnya dapat mencegah tekanan darah melonjak.

Apa Itu Heartcare?

HeartCare adalah Produk yang diproduksi oleh PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Organik yang diproduksi dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology.
LupusCare berperan dalam regenerasi sel karena memiliki kandungan Flavonoid dan Alkaloid yang merupakan rangkaian biopolimer yang berfungsi membersihkan racun dalam darah serta memperbaiki sel-sel tubuh yang telah usang.

Tim Formulator kami melakukan berbagai penelitian dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Alami berkualitas yang memakan waktu panjang untuk mendapatkan hasil terbaik agar dapat menyembuhkan Penyakit jantung.