skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
8 Cara Pencegahan Penyakit Aterosklerosis!

8 Cara Pencegahan Penyakit Aterosklerosis!

Aterosklerosis (Inggris: Arteriosclerosis) menyebabkan arteri menjadi keras atau kaku, serta hilangnya elastisitas arteri. Arteri adalah pembuluh darah dalam tubuh manusia yang menjalankan fungsi vital membawa oksigen dan nutrisi dari jantung ke seluruh tubuh. Idealnya, arteri harus fleksibel, kuat, dan elastis.

Namun, terlalu banyak tekanan di dalamnya dapat membuat dinding arteri tebal dan kaku. Ketebalan dinding dapat membatasi aliran darah ke organ dan jaringan.

Jika organ-organ vital seperti otak atau jantung yang terpengaruh, dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung, dan jika organ lain seperti tungkai atau ginjal yang terkena, dapat menyebabkan nyeri, mati rasa, atau kram otot.

Gejala Penyakit Aterosklerosis

Sebelum terjadinya penyempitan arteri atau penyumbatan mendadak, aterosklerosis biasanya tidak menimbulkan gejala. Gejalanya tergantung dari lokasi terbentuknya, sehingga bisa berupa gejala jantung, otak, tungkai atau tempat lainnya.

Jika aterosklerosis menyebabkan penyempitan arteri yang sangat berat, maka bagian tubuh yang diperdarahinya tidak akan mendapatkan darah dalam jumlah yang memadai, yang mengangkut oksigen ke jaringan.

Gejala awal dari penyempitan arteri bisa berupa nyeri atau kram yang terjadi pada saat aliran darah tidak dapat mencukupi kebutuhan akan oksigen.

Contohnya, selama berolah raga, seseorang dapat merasakan nyeri dada (angina) karena aliran oksigen ke jantung berkurang; atau ketika berjalan, seseorang merasakan kram di tungkainya (klaudikasio interminten) karena aliran oksigen ke tungkai berkurang.

Yang khas adalah bahwa gejala-gejala tersebut timbul secara perlahan, sejalan dengan terjadinya penyempitan arteri oleh ateroma yang juga berlangsung secara perlahan. Tetapi jika penyumbatan terjadi secara tiba-tiba (misalnya jika sebuah bekuan menyumbat arteri), maka gejalanya akan timbul secara mendadak.

Pencegahan Penyakit Aterosklerosis

  1. Olahraga Teratur

Lakukan olahraga secara teratur selama minimal 30 menit setiap hari. Olahraga bisa menurunkan kolesterol, tekanan darah, dan kandungan lemak dalam darah.

Olahraga rutin mampu menurunkan risiko seseorang mengalami aterosklerosis.

  1. Cek Kesehatan Rutin

Kunjungi dokter secara berkala untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Pada sesi pemeriksaan kesehatan, tekanan darah dan tingkat kolesterol juga akan diperiksa.

Jika ada salah satu indikator yang terlalu tinggi, Anda dapat langsung berkonsultasi dengan dokter tentang cara terbaik untuk menurunkannya ke level normal.

  1. Memantau Tingkat Gula Darah

Orang yang memiliki diabetes dan tidak mengontrol kadar gula darah akan lebih berisiko mengalami aterosklerosis.

  1. Berhenti Merokok

Jika Anda seorang perokok, maka langkah terbaik adalah dengan menghentikan kebiasaan tersebut. Merokok bisa merusak dinding arteri dan membuatnya lebih rentan terkena plak.

  1. Periksa Diet Anda

Pola makan yang buruk adalah salah satu dari banyak penyebab aterosklerosis. Diet yang tinggi lemak dan kolesterol sangat berbahaya untuk kesehatan. Ganti makanan berlemak dan manis dengan biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

  1. Tambahkan salmon ke menu harian anda

Ikan salmon mengandung asam lemak omega-3 yang berguna untuk mencegah aterosklerosis. Salmon juga dilengkapi dengan kalium, selenium, asam pantotenat, fosfor, dan kolin.

Kalium berperan untuk mengurangi ketegangan pada pembuluh darah sehingga menenangkan sistem kardiovaskular. Mineral penting dalam salmon mampu mengontrol tekanan darah, dan mencegah penyakit jantung koroner.

  1. Jauhi minuman bersoda

Minuman yang mengandung soda akan menyebabkan aterosklerosis makin parah. Minuman bersoda tidak baik untuk kesehatan jantung anda.

Cukupi kebutuhan minum dengan mengkonsumsi air putih sesuai berat badan dan rutinitas harian anda. Air putih juga membantu untuk mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam tubuh kita.

  1. Perbanyak konsumsi bawang

Untuk mengurangi kadar trigliserida, anda perlu untuk mengkonsumsi bawang dengan rutin. Senyawa alicin terdapat di dalam bawang putih, merah, dan bawang bombay. Nah, senyawa ini mampu menurunkan kadar kolesterol buruk di dalam tubuh.

Apa Itu Heartcare?

HeartCare adalah Produk yang diproduksi oleh PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Organik yang diproduksi dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology.
LupusCare berperan dalam regenerasi sel karena memiliki kandungan Flavonoid dan Alkaloid yang merupakan rangkaian biopolimer yang berfungsi membersihkan racun dalam darah serta memperbaiki sel-sel tubuh yang telah usang.

Tim Formulator kami melakukan berbagai penelitian dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Alami berkualitas yang memakan waktu panjang untuk mendapatkan hasil terbaik agar dapat menyembuhkan Penyakit jantung.